Ujung tombak gurita bisnis Hary Tanoesoedibjo yakni, PT MNC (JK:MNCN) Investama Tbk (BHIT) atau yang lebih dikenal dengan MNC Group pada hari ini menjadi emiten yang mengalami kenaikan harga saham tertinggi (top gainers) dari 625 emiten yang ada di papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Harga saham perusahaan yang berawal dari sebuah perusahaan sekuritas ini meroket 14,81% atau 12 poin ke posisi Rp93 per saham dari Rp81 per saham pada perdagangan kemarin.

Pada hari ini volume perdagangan saham emiten yang mencatatkan saham pada tahun 1997 tersebut mencapai 197,88 juta saham, dengan frekuensi transaksi 6,053 kali senilai Rp18,23 miliar.

Seperti diketahui, perusahaan yang memiliki 4 lini usaha yakni media, keuangan, properti dan investasi ini sedang berencana untuk menambah modal perusahaan melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue.

Baca Juga: Ikuti Strategi John Riady, Perusahaan Pak Hary Tanoe Lakukan Ini

Direktur Utama BHIT, Darma Putra, mengungkapkan bahwa rencana tersebut akan dibicarakan dalam RUPSLB pada 26/04/2019 mendatang. Adapun jumlah salam yang akan dilepas dalam rights issue tersebut nilainya jumlahnya mencapai 17,57 miliar saham.

Selain itu, Darma menyebut bahwa dalam RUPSLB perusahaan milik pengusaha terkaya termuda di Indonesia, Hary Tanoesoedibjo, nantinya juga akan membahas persetujuan pemegang saham untuk melakukan konversi utang menjadi saham melalui mekanisme rights issue.

“Konversi utang menjadi saham BHIT atas utang kepada Caravaggio Holding Limited dan New Ascend Limited sebesar US$115 juta yang akan dilakukan melalui HMETD atau rights issue,” sambung Darma di Jakarta, Kamis (14/03/2019).

 

source: https://id.investing.com

Leave A Comment?