Berikut adalah lima hal utama yang perlu Anda ketahui dalam berita pasar finansial pada hari ini Kamis, 14 Maret:

1. Parlemen Inggris Berikan Suara atas “Penundaan Brexit”

Anggota parlemen Inggris menolak jalan keluar untuk meninggalkan Uni Eropa tanpa adanya kesepakatan pada 29 Maret dan itu membuka jalan bagi pemungutan suara lain di kemudian hari yang dapat menunda Brexit hingga setidaknya akhir bulan Juni.

Pemungutan suara akan dilakukan sekitar pukul 24.00 WIB.

Menteri Keuangan Inggris Philip Hammond mengatakan Brussels mungkin bersikeras ingin penundaan untuk waktu yang lama bagi Brexit jika pemerintah Inggris meminta perpanjangan proses tersebut.

May mengatakan pada hari Rabu bahwa dewan legislatif perlu menyepakati jalan ke depan sebelum perpanjangan itu dapat diperoleh. Perpanjangan perlu disepakati dengan suara bulat bersama dengan 27 negara anggota Uni Eropa lainnya, beberapa di antaranya telah mengatakan mereka tidak menginginkan itu.

Pound turun 0,4% pada level $1,3275 pukul 16.40 WIB, setelah rally di posisi tertinggi sembilan bulan dari $1,3380 pada hari Rabu.

2. Produksi Industri China Melambat ke Level Terendah 17 Tahun

Pertumbuhan produksi industri China turun ke level terendah 17 tahun dalam dua bulan pertama tahun ini. Ini mengacu kepada pelemahan lebih lanjut pada perekonomian terbesar kedua di dunia itu.

Ditekan oleh permintaan yang lemah dalam dan luar negeri, output industri China naik 5,3% pada Januari-Februari, kurang dari yang diharapkan dan laju yang paling lambat sejak awal 2002.

Data kurang sedap tersebut kemungkinan akan memicu lebih banyak langkah dukungan dari Beijing, yang telah meningkatkan bantuan dalam upaya menstabilkan ekonomi.

3. Facebook Dihadapkan Investigasi Kriminal

Jaksa penuntut federal AS sedang melakukan penyelidikan kriminal terhadap transaksi data Facebook yang dilakukan dengan beberapa perusahaan teknologi terbesar di dunia, New York Times melaporkan.

Sebuah dewan juri di New York telah membuka catatan dari setidaknya dua produsen ponsel pintar dan perangkat lainnya, lapor surat kabar itu, mengutip orang-orang yang mengetahui permintaan tersebut dan tanpa menyebut nama perusahaan.

Facebook telah membela kesepakatan berbagi data seperti itu – pertama kali dilaporkan pada bulan Desember – mengatakan tidak ada kemitraan yang memberi perusahaan akses ke dalam informasi tanpa izin yang bersangkutan.

Pada catatan yang tidak terkait, aplikasi Facebook tampaknya masih tidak bisa diakses oleh beberapa pengguna di seluruh dunia dan ini merupakan salah satu pemadaman situs terpanjang yang dihadapi oleh perusahaan hingga saat ini.

Saham Facebook (NASDAQ:FB) anjlok 1,6% dalam perdagangan pre-market menjadi $170,65.

4. Pasar Berjangka AS Menuju ke Pembukaan Naik

Indeks saham berjangka AS naik tipis menjelang putaran baru data ekonomi.

Klaim pengangguran mingguan dan harga impor untuk Februari akan dirilis pada pukul 19.30 WIB. Penjualan rumah baru untuk bulan Januari akan diikuti pada pukul 21.00 WIB.

Dalam pendapatan, Adobe (NASDAQ:ADBE), Oracle (NYSE:ORCL), Broadcom (NASDAQ:AVGO), dan Dollar General (NYSE:DG) ialah diantara beberapa perusahaan yang akan melaporkan hasil kuartal terbaru mereka.

Indeks blue-chip Dow berjangka naik 32 poin, atau sekitar 0,1%, S&P 500 berjangkanaik 3 poin, atau sekitar 0,1%, sedangkan indeks teknologi Nasdaq 100 berjangkamenunjukkan kenaikan 14 poin, atau sekitar 0,2%.

Pergerakan di pre-market terjadi setelah saham – saham AS ditutup lebih tinggi pada hari Rabu. Boeing (NYSE:BA) beringsut ke atas setelah AS bergabung dengan negara-negara lain untuk melarang perusahaan pesawat 737 MAX beroperasi.

Di tempat lain, pasar saham Eropa mencapai level tertinggi lima bulan di perdagangan pagi waktu setempat, dengan sebagian besar sektor di wilayah positif. Indeks Eropa Stoxx 600 naik sekitar 0,3%.

Sebelumnya, pasar di Asia tersandung. Saham – saham di China memimpin penurunan hampir sebesar 2% setelah data produksi industri yang melemah.

5. Harga Minyak Capai Level Tertinggi 4 Bulan

Di pasar komoditas, minyak menahan kenaikan setelah menembus $58 per barel untuk pertama kalinya tahun ini setelah turunnya persediaan minyak mentah dan bahan bakar AS mendorong optimisme bahwa surplus global sedang menyusut.

Minyak Mentah West Texas Intermediate Berjangka AS meningkat 23 sen, atau sekitar 0,4%, pada $58,49 per barel, level tertinggi sejak November 2018.

Minyak mentah Brent Berjangka berada di kisaran $67,81 per barel, naik 26 sen, atau sekitar 0,4%.

Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan mempublikasikan penilaian bulanan pasar minyak di kemudian hari, menyoroti lebih lanjut tentang tren pasokan dan permintaan global.

source: https://id.investing.com

Leave A Comment?